• Web
  • Blog Anda
  • Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

    tips -trick berbicara didepan umum

    Bosan menjadi seorang yang pasif dan ingin lebih percaya diri di depan banyak orang? Mulailah memperkaya dan membangun rasa percaya diri! Anda bisa mulai mencoba trik berikut!


    Tahukah Anda, tak semua orang yang saat ini berhasil menjadi pembicara atau pelaku presentasi di muka umum adalah orang yang terlahir dengan memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Sebagian dari mereka juga kerap dilanda “demam panggung” ketika harus menjadi pusat perhatian di dalam suatu komunitas.

    Ya, demam panggung memang bisa melanda siapa saja. Tak hanya seorang public speaker, karyawan biasa yang pada suatu ketika harus mengajukan usul dalam ruang rapat sekalipun bisa saja terserang demam panggung.

    Ketika giliran harus menyuarakan pendapat, tiba-tiba hilang seluruh keberanian berikut rangkaian kata yang sudah disusun rapi dalam benak. Atau, saat harus menjelaskan usulan yang sedang dibahas, Anda kehilangan speech control. Bicara pun jadi tak fokus dan terkesan tak berujung pangkal.

    Sesi berikutnya, Anda pun ditinggal audiens yang awalnya sudah siap mendengarkan penjelasan dari Anda. Nah, tak perlu putus asa bila kerap mengalami hal demikian! Ada banyak trik yang bisa dilakukan agar rasa percaya diri Anda tumbuh ketika berbicara di depan umum.

    1. Jaga Kecepatan Bicara

    Jaga laju berbicara agar tetap moderat. Jangan berbicara terlalu cepat. Orang akan sulit mengerti apa yang Anda bicarakan bila berbicara terlalu cepat. Kebanyakan pembicara yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi akan bicara perlahan, namun tak kehilangan fokus atau jadi membosankan.

    2 Kembangkan Bahasa

    Luangkan waktu untuk meningkatkan kemampuan kosa kata Anda. Jangan bicara berlebihan, terutama saat sedang melakukan presentasi. Bila kerap menggunakan kata-kata yang berlebihan akan membuat Anda terlihat kurang cerdas. Begitu pula bila kerap menggunakan banyak istilah dalam pilihan kata, hanya untuk membuat Anda tampak lebih berwibawa.

    3 Gunakan Diafragma

    Bicaralah melalui diafragma (rongga dada). Ini akan memberi Anda resonansi suara dan proyeksi.

    4. Buka Tangan

    Gunakan gestur (bahasa tubuh) membuka tangan dengan posisi telapak tangan menghadap ke atas. Ini akan memberi kesan Anda mengatakan, “Saya tak punya hal yang perlu disembunyikan. Saya hanya bicara yang sebenarnya!” Namun, jangan melakukannya berlebihan, karena akan mengganggu atau mengacaukan perhatian audiens Anda.

    5. Pelihara Kontak Mata

    Sementara Anda memaparkan pemikiran, sebaiknya lakukan dengan tetap memelihara kontak mata dengan semua lawan bicara Anda. Ini akan membuat Anda tak kehilangan fokus saat berbicara di muka umum.

    6. Berdiri Tegak

    Cobalah untuk tetap berdiri tegak setiap kali Anda memiliki kesempatan berbicara di depan umum. Jangan simpan tangan Anda dalam saku celana, dan jangan lupa untuk selalu menyunggingkan senyum terbaik, tanpa kesan dibuat-buat.

    7. Buang Beberapa Kata

    Kebiasaan mengatakan, “Eee…”, "emm", “Apa itu”, atau “Anu”, sebaiknya mulai Anda hilangkan saat berbicara di muka umum. Menggunakan frase atau kata-kata seperti ini akan membuat Anda terlihat tak percaya diri dan tidak profesional.

    makanan sehat untuk kulit


    Matahari semakin sadis memancarkan sinarnya akhir-akhir ini. Sadarkah Anda bahwa paparan sinar matahari tersebut bisa mempercepat proses penuaan kulit kita? Bagaimana jika kita tak cukup rajin melakukan perawatan untuk melindungi kulit? Penampilan tak hanya terlihat lebih tua dari usia sebenarnya, kita juga akan mengalami berbagai kerusakan pada kulit.

    Sinar ultraviolet, khususnya UVA, adalah faktor utama yang menyebabkan penuaan dini, karena mampu menembus kulit lebih dalam dan merusak sel-sel kulit yang tak terlihat dari balik kulit Anda yang terbakar. Yang lebih parah, produksi kolagen -protein yang menjaga kekencangan, kelembaban, dan kekenyalan kulit- mulai menurun ketika usia Anda baru 20-an tahun.

    Untuk melindungi kulit, sebaiknya Anda tak sekadar merawatnya dari luar, dengan mengenakan produk-produk kosmetika. Rawat juga kulit Anda dari dalam, dengan mengonsumsi berbagai makanan yang akan membuat kulit Anda tetap awet muda. Jangan khawatir, banyak kok makanan lokal yang mampu melakukannya. Berikut di antaranya:



    Strawberry, pepaya, brokoli, jeruk. Buah yang jadi favorit anak-anak ini mengandung banyak vitamin C, dan makanan yang kaya vitamin C membantu mengusir garis-garis halus pada wajah dan kekeringan yang diakibatkan penuaan. Inilah hasil penelitian dari American Journal of Clinical Nutrition tahun 2007.

    Pengaruh vitamin C dalam menghaluskan kulit kemungkinan disebabkan oleh kamampuannya menghentikan radikal bebas yang dihasilkan oleh sinar ultraviolet, dan juga perannya dalam memproduksi kolagen. Oleh karena itu banyak produk kosmetika yang menggunakan vitamin C dalam formulanya. Tetapi jika Anda bisa mendapatkannya dalam bahan alami seperti strawberry, pepaya, brokoli, paprika merah, dan jeruk, lebih baik bukan?


    Tomat, semangka, wortel. Warna merah pada tomat diperoleh dari lycopene, bahan carotenoid yang membantu menjaga kulit tetap lembut. Dalam sebuah studi yang dipublikasikan dalam European Journal of Pharmaceutics and Biopharmaceutics tahun 2008, terlihat bahwa dari 20 orang yang disurvei, mereka yang memiliki konsentrasi lycopene yang lebih tinggi ternyata memiliki kulit yang lebih lembut. Untuk mendapatkan hasil yang sama, tingkatkan asupan lycopene dengan buah dan sayuran segar seperti semangka dan wortel.


    Tahu. Tahu dan produk olahan kedelai lain seperti edamame dan susu kedelai, juga membantu melindungi kolagen, karena bahan tersebut kaya isoflavon. Hasil uji coba terhadap tikus yang diterbitkan di Journal of the American College of Nutrition menyebutkan, tikus yang mengonsumsi isoflavon dan terpapar radiasi ultraviolet ternyata mengalami keriput lebih sedikit dan kulit yang lebih lembut daripada tikus yang diekspos pada sinar ultraviolet namun tidak mendapatkan asupan isoflavon. Para peneliti meyakini bahwa isoflavon membantu mencegah kerusakan kolagen pada kulit.


    Tuna. Tuna adalah salah satu ikan yang kaya akan asam lemak omega-3, selain salmon, sarden, dan beberapa ikan air tawar lain. Mengonsumsi ikan yang kaya omega-3 seperti ini membantu menjaga kulit tetap kenyal. Kandungan lemak EPA (eicosapentaenoic acid) pada ikan-ikan ini terbukti mampu melindungi kolagen.